Anak Stres? Ini Solusinya

Di sekolah, juga bisa muncul masalah perilaku seperti: sulit konsentrasi, dan kesulitan mengikuti instruksi di kelas
dan bekerja/belajar dalam kelompok. Sayangnya, problem perilaku ini dapat membuat orang dewasa di sekitar anak salah paham bahwa anak mengalami kesulitan belajar, kesulitan konsentrasi atau gangguan kecemasan biasa. Guru sebagai orangtua di sekolah terkadang tidak bisa memahami masalah anak dan kurang dapat memberikan bantuan yang sesuai dengan kebutuhan anak.
Trauma dapat mempengaruhi proses belajar, perilaku anak dan juga interaksi anak dengan orangorang di sekelilingnya. Guru perlu memahami apa trauma dan bagaimana mendampingi anak dengan trauma di sekolah. Guru juga perlu membekali diri untuk mampu membantu anak didiknya yang mengalami trauma agar bisa belajar walaupun sedang berada dalam situasi krisis. Semua orang, disadari atau tidak, membutuhkan penyakit stress ini dalam jumlah tertentu. Dalam jumlah yang tepat, penyakit stress ini dapat memberikan motivasi dan dapat mengasah kecerdasan mereka juga membantu mereka untuk tetap waspada dan sigap dalam menghadapi segala
situasi yang mungkin muncul.
Bayangkan kehidupan tanpa stress, duduk di bawah pohon tepi pantai dengan pasir putih dan mendengarkan nyanyian ombak, ditemani segelas minuman segar. Mungkin kedengarannya indah?
Mungkin. Anda tidak akan termotivasi untuk melakukan apapun dan mencapai tujuan apapun dalam hidup Anda.
Hidup dalam kondisi stress secara terus menerus juga bukan merupakan ide yang bagus. Stress ang berkepanjangan ini akan menyebabkan tubuh Anda memproduksi hormon cortisol dalam jumlah besar.

InterMedia Hosting

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply