B. Sriyono, S.Pd – Kepala SD Tarakanita Solo Baru, Grogol – Juara Nasional Lomba Sekolah Sehat

SD Tarakanita

Setelah melalui perjuangan panjang, akhirnya SD Tarakanita Solo Baru berhasil mengukir prestasi gemilang yakni berhasil meraih predikat juara II dalam Lomba Sekolah Sehat tingkat Nasional. Dari 33 provinsi di Indonesia masing masing mengirimkan wakilnya. SD Tarakanita merupakan satu diantara 6 sekolah nominator yang lolos seleksi hingga akhirnya meraih predikat juara II kategori The Best Achievement.
B. Sriyono selaku S.Pd Kepala SD Tarakanita Solo Baru, Grogol kepada Majalah DIDIK mengaku bangga dengan prestasi ini mengingat pesaing lomba berasal dari 33 provinsi di Indonesia. Meski demikian prestasi ini tak membuat sekolah ini berpuas diri akan tetapi justru sebaliknya menjadi motivasi untuk kembali mengukir prestasi dan mengharumkan nama Sukoharjo tidak hanya di level nasional, syukur lagi bisa ke tingkat lebih tinggi lagi yakni internasional.
Selain SD Tarakanita Solo Baru adalah satu dari 6 sekolah yang meneri penghargaan di Hotel Lor In, Sentul Bogor. Ke enam SD yang menerima penghargaan itu antara lain SD Tarakanita Solo Baru (Provinsi Jateng), SD Ngrukeman (DIY), SD Kemala Bayangkari (Provinsi Kaltim), SD Seponti (Provinsi Kalbar), MIN Tamban Baru Mekar (Provinsi Kalteng) dan SD BPI/Badan Pengurus Indonesia (Provinsi Jabar). Semua peserta sekolah sehat ini, menurut Sriyono sudah melalui seleksi ketat mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi hingga nasional.
Ada beberapa materi penilaian atau kriteria. Yang pertama adalah penilaian terhadap Tim Pembina Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) tingkat provinsi, kabupaten/ kota, dan kecamatan. Aspek yang dinilai meliputi kegiatan pembinaan UKS, di antaranya pemantauan, pelatihan, dan keterlibatan sekolah. Kedua penilaian terhadap sekolah, dengan aspek yang dinilai antara lain kebersihan sarana/ prasarana kelas, ruang guru, kantin, toilet, air bersih, tempat cuci tangan, tempat ibadah, kondisi tempat sampah, dan UKS. Ketiga penilaian terhadap perilaku kesehatan peserta didik, diantaranya pengetahuan tentang UKS, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Tidak ketinggalan ada pula penilaian-penilaian terhadap pelaksanaan pelayanan kesehatan, seperti pelaksanaan penjaringan kesehatan dan penyuluhan oleh petugas Puskesmas, dan lain-lain.
Sriyono menandaskan bahwa prestasi yang baru saja ini bukan atas kinerja satu orang, melainkan hasil kerja keras bersama. Dari persiapan hingga pelaksanaan penilaian mendapat dukungan mulai dari internal sekolah seperti guru, siswa, komite sekolah, hingga jajaran pendidikan UPTD Pendidikan Kecamatan Grogol, Dinas Pendidikan Kabupaten Sukoharjo semua memberikan support dan dukungan yang sangat luar biasa. ” Semua elemen bekerja berperan penting mulai dari persiapan hingga penilaian, sehingga Prestasi ini wujud kebersamaan dan kepedulian semua elemen pendidikan utamanya di Bumi Sukoharjo,”ungkapnya. (Nas/r)

InterMedia Hosting

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply